LOLAYAN, Discover.co.id – Pascaterjadinya perkelahian antarkampung (tarkam) di wilayah perbatasan Desa Bombanon dan Desa Abak, Kecamatan Lolayan, Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., bersama Dandim 1303/Bolaang Mongondow Letkol Inf. Manashe Lomo, S.H., M.I.P., turun langsung melakukan patroli gabungan, Minggu (01/11/2026).
Patroli gabungan ini melibatkan personel Polres Kotamobagu, TNI, serta pemerintah Kecamatan Lolayan. Turut hadir Kabag Ops Polres Kotamobagu AKP Rusdin Zima, S.E., dan Kapolsek Lolayan AKP Johan Atang, S.H., S.Th., M.A., M.Pd.
Kegiatan menyasar wilayah perbatasan Desa Bombanon dan Desa Abak yang sebelumnya menjadi lokasi insiden. Kehadiran aparat gabungan bertujuan memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta mencegah aksi balasan maupun konflik susulan.
Selain patroli, Kapolres bersama Dandim dan unsur pemerintah setempat juga menggelar mediasi bersama pemerintah kedua desa. Langkah ini dilakukan untuk membangun komunikasi, meredam ketegangan, dan mencari solusi damai.
Kapolres Kotamobagu menegaskan, penanganan pascakonflik tidak hanya melalui pengamanan, tetapi juga pendekatan persuasif dan dialogis dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.
“Sinergitas TNI-Polri dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjaga stabilitas kamtibmas,” ujar AKBP Abdul Kholik.
Melalui patroli dan mediasi tersebut, Polres Kotamobagu mengajak masyarakat Desa Bombanon dan Desa Abak untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan penanganan permasalahan kepada aparat dan pemerintah.
Polres Kotamobagu bersama Kodim 1303/BM dan pemerintah daerah berkomitmen menjaga keamanan serta mempererat kembali persaudaraan demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kecamatan Lolayan.








