POIGAR, Discover.co.id – Di tengah keterbatasan anggaran, sebuah desa membuktikan bahwa kemandirian mampu melahirkan karya besar. Desa Mariri Baru, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow kini resmi memiliki destinasi wisata baru yang dibangun secara mandiri melalui Dana Desa dan swadaya masyarakat.
Destinasi tersebut diresmikan langsung Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si didampingi Ketua TP-PKK Ny. Kalsum Alhabsyi-Alhabsyi, S.E, Senin (19/10/2026), di Kompleks Area Wisata Desa Mariri Baru.
Peresmian ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk apresiasi Pemerintah Daerah terhadap inisiatif warga yang berani bergerak.
“Pemerintah Daerah menilai inisiatif yang lahir langsung dari desa ini sangat berharga. Di tengah keterbatasan anggaran, warga memiliki keberanian untuk bergerak dan mewujudkan destinasi wisata ini secara mandiri,” puji Bupati Yusra Alhabsyi di hadapan warga.
Yang membuat wisata ini semakin potensial, lokasinya sangat strategis, hanya berjarak sekitar 500 meter dari akses Jalan Trans Sulawesi. Wisatawan yang melintas dari Manado menuju Kotamobagu atau sebaliknya, kini memiliki alternatif destinasi singgah yang mudah dijangkau.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Bupati Yusra menegaskan dukungan berkelanjutan yang akan mulai direalisasikan tahun depan. Tidak hanya janji, intervensi konkret telah disiapkan:
Pertama, Pendampingan Profesional. Dinas Pariwisata Bolmong akan turun langsung mendampingi tata kelola dan operasional agar wisata dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
Keua, Menjadi Pusat Kegiatan Pemda. Ke depan, berbagai agenda sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) OPD tidak lagi terpusat di hotel, melainkan akan diarahkan ke lokasi wisata Mariri Baru. Ini akan menjadi perputaran ekonomi langsung bagi warga.
Ketiga, Promosi Masif Lintas Sektor. Dinas Kominfo, Dinas Perdagangan dan Dinas Pariwisata akan bersinergi mempromosikan destinasi ini secara luas.
Keempat, Pelibatan Investor. Pemkab akan memfasilitasi masuknya pihak swasta untuk mempercepat pengembangan kawasan tanpa menghilangkan kepemilikan desa.
Kelima, Pemberdayaan Pemuda Desa. Para pemuda Mariri Baru akan dilatih khusus dan diberdayakan sebagai duta pariwisata, agar cerita tentang desanya tersebar lebih luas.
Kehadiran wisata baru di Mariri Baru menjadi tonggak awal kebangkitan pariwisata berbasis masyarakat di Bolmong. Dari desa, oleh desa, untuk kesejahteraan desa, sejalan dengan visi besar Bolmong Juara yang Maju dan Sejahtera.
Sudah saatnya Bolmong dilirik bukan hanya karena alamnya, tapi karena keberanian desanya untuk mandiri.
(ADVERTORIAL)





