KOTAMOBAGU, Discover.co.id – Gema semangat pemuda Bolaang Mongondow Raya (BMR) bergema di Kota Kotamobagu. Komunitas Exposure BMR sukses menggelar acara besar bertajuk MOBAKID PEMUDA dengan tema “Pemuda Berdaulat, Berintegritas, Beradaptasi di Era Digital” di Sanpalk UMKM, halaman Kampus UDK Paloko Kinalang, Sabtu (31/10/2026).
Acara ini menjadi panggung utama Exposure BMR untuk menghidupkan ruang dialog terbuka bagi generasi muda. Tidak hanya sekadar kumpul, MOBAKID Pemuda menjadi wadah bagi anak muda BMR untuk menyuarakan gagasan, memperkuat persatuan, dan membangun kesadaran menghadapi perubahan zaman yang semakin cepat.
Exposure BMR menghadirkan empat pemateri terkemuka yang dekat dengan dunia pemuda. Yakni Refli S. Mamonto (Anggota DPRD Kota Kotamobagu), Awaluddin Umbola (Komisioner KPU Sulawesi Utara), Donald Tungkagi (Akademisi), serta Tyo Mokogow (Pemerhati Sejarah dan Kebudayaan).
Diskusi berlangsung hidup dan interaktif. Para peserta diajak untuk tidak hanya menjadi penonton di era digital, tetapi menjadi pemain yang berdaulat dan berintegritas.
Suasana semakin meriah dengan penampilan pendukung dari Literasi Mosimpun, Sanggar Abo Tadohe, serta penampilan musik lokal BMR oleh Vicky Mokoagow, gitaris BRAGA BAND yang membawakan irama khas daerah Bolaang Mongondow Raya.
Dukungan penuh juga datang dari pemerintah daerah. Turut hadir memberikan semangat, Wali Kota Kotamobagu dr. Wenny Gaib, Sp.M., bersama Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P. Kehadiran dua pimpinan daerah ini menjadi bukti besarnya perhatian terhadap gerakan pemuda yang diusung Exposure BMR sebagai pilar masa depan daerah.
Ketua Exposure Community BMR, Nasir Ganggai, menegaskan bahwa MOBAKID Pemuda bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Di era yang penuh arus informasi ini, kita ingin pemuda tidak hanya ikut-ikut arus, tapi memiliki keyakinan diri yang kuat, berpegang teguh pada integritas, dan mampu berdaulat dalam berpikir dan berkarya,” ujar Nasir Ganggai.
Senada, pelopor Exposure Community, Dafit Hasanudin, menambahkan bahwa pihaknya ingin menghidupkan kembali akar semangat pemuda-pemudi BMR.
“Kita nyalakan kembali akar semangat pemuda-pemudi agar memiliki ruang berbicara, bertukar pikiran, dan merancang masa depan bersama. Ke depannya kami siapkan even yang lebih besar lagi untuk pemuda Bolaang Mongondow Raya,” jelas Dafit.
Melalui diskusi, penampilan budaya, dan alunan musik daerah di lokasi yang terbuka dan ramah masyarakat, Exposure BMR berharap acara ini dapat melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menjadi penggerak perubahan positif di Sulawesi Utara.
Tentang Exposure BMR:
Exposure BMR adalah komunitas pemuda Bolaang Mongondow Raya yang fokus pada literasi, kebudayaan, dan pemberdayaan pemuda di era digital. *









2 Komentar