LOLAYAN, Discover.co.id – Kapolsek Lolayan AKP Johan Atang, S.H., S.Th., M.A., M.Pd menghadiri Perayaan Natal Sponsor Pelayan Wanita (Pelwap) Wilayah 99 Lolayan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Tahun 2026/2027. Kegiatan digelar di GPdI Eklesia Tungoi I, Desa Tungoi I, Kecamatan Lolayan, Minggu (25/10/2026).
Acara dihadiri jajaran pengurus rohani, di antaranya Anggota Pelwap KD GPdI Sulut Ibu Pdt. Jelly Tombeng Manembu, Kabiro Penginjilan MD GPdI Sulut Pdt. James Tombeng, M.Th, Ketua Panitia Natal Pelwap Wilayah 99 Lolayan Pdt. Heni Tomi Gung Kotamobagu, para gembala GPdI se-Wilayah Lolayan serta kaum ibu jemaat.
Dalam sambutannya, AKP Johan menyampaikan syukur atas terselenggaranya acara dalam keadaan sehat, aman dan penuh sukacita. Atas nama pribadi dan selaku Kapolsek Lolayan, ia mengucapkan Selamat Hari Natal dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2027 kepada seluruh kaum wanita GPdI.
“Kehadiran kami di sini adalah wujud nyata dari komitmen Polri untuk selalu hadir, mengayomi dan menjamin keamanan bagi seluruh masyarakat dalam menjalankan ibadahnya,” ujar AKP Johan Atang di hadapan jemaat.
Kapolsek menekankan peran kaum wanita dan ibu Kristen sangat luar biasa dalam membangun fondasi masyarakat yang damai. Jika seorang ibu kuat imannya, maka keluarganya akan kuat, jemaatnya kuat, sehingga tercipta keamanan dan kedamaian di Lolayan dan Kotamobagu.
Ia juga memuji kerukunan antarumat beragama di Lolayan dan Kotamobagu yang menjunjung tinggi toleransi dan menjadi contoh di Sulut. Hal itu tidak lepas dari peran para ibu yang menanamkan nilai kasih kepada anak dan keluarga.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek menyampaikan tiga poin penting imbauan kamtibmas:
**1. Jaminan Keamanan Nataru:** Polsek Lolayan bersama Polres Kotamobagu berkomitmen penuh mengamankan seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru dengan menyiagakan personel di gereja-gereja. Jemaat diimbau beribadah dengan tenang dan khusyuk, serta melapor jika menemukan hal mencurigakan.
**2. Menjadi Agen Perdamaian:** Kaum Wanita GPdI diajak terus menjadi pembawa damai di lingkungan sosial, pasar hingga media sosial, serta menjauhi ujaran kebencian dan berita bohong yang dapat memecah persatuan.
**3. Peran Ibu Jaga Keluarga dari Bahaya Zaman:** Di tengah tantangan narkoba, miras, pergaulan bebas hingga kejahatan online, kaum ibu sebagai tiang doa keluarga diharapkan melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sukacita kebersamaan. Seluruh rangkaian berlangsung aman, tertib dan lancar berkat pengamanan Polsek Lolayan.








